CCTV Hikvision Lihat Remote View Dari Browser

Untuk melihat tayangan CCTV DVR/NVR merek Hikvision non-cloud, maksudnya koneksi langsung (direct conn alias p2p), harus memenuhi persyaratan sbb:

  • Tempat yang diremote harus ada internet always ON 24×7 yang menggunakan IP Public baik dhcp (menggunakan ddns) ataupun statis.
  • Bandwidth upstream minimal 2 Mbps.
  • Modem/ONT diset port forward sesuai dengan nomor port di DVR/NVR Hikvision.
  • Mesin yang ingin remove view harus Windows 7 keatas dengan Internet Explorer (IE) versi terakhir pada versi Windows tsb, misalnya: IE 11 pada Windows 10 (bukan Edge), IE9 pada Windows 7

Untuk setting port-forward (NAT) pada modem biasanya read more

Pengalaman Install Laptop tanpa USB & DVD Rom

Ada kasus unik, laptop OS nya rusak dan memerlukan re-install OS dan Apps nya. Juga saya cek laptop ‘korban’ ini sudah mayan jadul. Awalnya saya coba menggunakan media USB DVDRW & USB Flashdisk yang sudah disetup untuk Installasi Windows, untuk boot awall, loh koq tidak terdeteksi-terdeteksi?

Setelah iseng menancapkan USB Keyboard ke laptop tsb, saya berkesimpulan laptop tua ini USB ports nya mati semua. Pilihan boot selanjutnya menggunakan internal DVD dari laptop tsb, dan benar saja.. Karena UZUR optik-nya sudah tidak beres, Disc apa-pun tidak terbaca.

Terpaksa, cari cara manual yakni, bongkar harddisk internal tsb – lalu tancapkan ke PC lain yang mempunyai docking SATA / Enclosure 2.5′.

Saya hapus semua partisi menggunakan Minitool Partition 10, selanjutnya buat 1 partisi Primary Active NTFS, Lalu, mengcopy semua file dalam ISO Windows ke dalam harddisk docking tsb. Buka ISO dengan 7zip atau Explorer.  Copy/extract semua file-file yang terdapat pada ISO tsb, setelah selesai, buat copy dari ‘bootmgr’ direname menjadi ‘ntldr’.

 

Juga, saya tak lupa mengcopy driver-packs dan software standard untuk diinstall  – mengingat USB port nya mati semua.

Pasang lagi harddisk kedalam laptop,  setting BIOS agar harddisk sebagai AHCI & Matikan Secureboot (uefi-boot). Wallaa… Windows akan boot kedalam modus installasi. Langkah installasi NORMAL seperti biasa.

Awal masuk ke OS akan ada Pilihan Setup atau Boot ke OS, pilih boot ke OS. Seperti normalnya proses installasi, mesin akan reboot beberapa kali sampai proses installasi selesai.

Jika sudah masuk desktop, jadikan boot default ke OS dengan time 3 detik dan pilih set as default pada opsi non Windows setup, caranya dengan menggunakan ‘msconfig’.  Sengaja saya tidak menghapus Windows Setup, untuk jaga-jaga kemudian hari jika dibutuhkan.

Tadinya saya mau menggunakan PXE Boot (boot via cable-lan-ethernet), tetapi karena belum ada persiapan, terpaksa cara paling cepat dan termudah didepan mata yah metode ini.

ISO OS bisa menggunakan Windows 7, 8.x ataupun 10, selama didalam ISO tsb ada file bootmgr pada root disc. Jadi asal ada primary-active-partition dalam format NTFS, secara default akan mencari file ntldr, pastikan bootmgr dicopy ke file ntldf

Jika laptop ini USB ports nya oke semua, cukup tancapkan flasdisk/external dvdrw installasi OS tidak seribet ini. jadi tetap proses installasi membutuhkan tools-external lain. Yaitu: laptop-lain yang normal & docking sata.

Jika tidak punya docking sata, tapi ada laptop/pc, anda harus install dulu kedalam laptop/pc seperti biasa menggunakan harddisk laptop yang akan di install OS. Setelah masuk desktop, copy-kan drivers-pack & software2 lainnya, dan pindahkan ulang ke laptop yg dituju. Pengalaman saya, dengan OS Minimal Windows 8.1 pindah-pindah harddisk ke beda mesin jarang BSOD.

 

 

Mengatasi Nama Volume Label Di Drive Tidak Muncul

Pada pc yang memiliki drive lebih dari satu, melabel volume partisi/drive sangatlah penting. Untuk memudahkan penelusuran file ataupun hal lainnya, tetapi….

Hal sepele tapi membikin kesel seperti ini sangat membuat saya gusar, ternyata penyebabnya sangat sederhana, terdapat hidden file/folder yang bernamakan autorun.inf pada root drive internal ataupun external flashdisk. Cara mengatasinya, hanya me-rename ataupun menghapus file/folder tsb.

Caranya ada dua, saya lebih senang menggunakan terminal / command prompt.

Buka CMD dengan level admin, klik kanan di logo windows pojok kanan bawah, pilih command prompt (admin)

atau cari di startmenu lalu klik kanan run as admin, ketika window command prompt terbuka, cukup ketikkan: (asumsi drive letter disk yang bermasalah ada X).

X:
attrib -r -h -s autorun.inf
ren autorun.inf autox.inf

Lalu gunakan windows explorer  untuk mengeset nama drivenya, klik kanan pada disk, pilih properties. Bisa juga gunakan perintah volume pada command prompt.

Atau bisa juga gunakan explorer, setting untuk melihat hidden files/folder. Lalu tinggal rename file/folder ybs.

Windows 8.1 desktop flashing desktop

Baru baru ini mengalami kasus aneh, Windows 8.1 setelah login mengalami loop refresh desktop, terkesan seperti WinKey yang tertekan. Pertama-tama yang saya cek keyboard. Ternyata baik-baik saja. Berarti masalah software. Nah, saya tekan saja control alt del untuk membuka taskmanager, disana ada proses windows yang sama, dan banyak dengan nama  ‘thumbnail handler extraction loop’.

Ternyata banyak yang mengalami, kasusnya mirip dengan video ini:

 

new-start-screen-640x359

Karena desktop tidak berdaya, mematikan explorer.exe pun tidak ada pengaruh, saya kembali tekan control alt del, lalu pilih tombol shutdown di pojok kanan atas, sembari saya tekan tombol shift saya klik mouse dan memilih restart untuk masuk ke safe mode.

Ketika Windows boot, akan ada berbagai macam pilihan. Saya pilih `advanced` lalu safe-mode with networking. Windows akan kembali restart dan masuk ke safe-mode. Baru saya gunakan msconfig.exe pada Command prompt untuk mendiagnosa satu-persatu startup program yang bikin desktop loop. Caranya trial-error, matikan hidupkan, masuk ke desktop Windows biasa. 😀

Ternyata penyebabnya adalah Norton Antivirus 360. Aneh, soalnya mulai dari Operating System, Office dan Antivirus license semua 😀  Pada mesin yang terinstall bajakan, saya belum pernah menemui kasus unik ini. Mudah-mudahan tidak ada mesin lain yang membuat desktop loop setelah login pada Windows 8.1.

 

Dan saya mencari di google, ada juga yang mengalami loop desktop setelah login yang diakibatkan oleh Norton Antivirus -_-

HMAILServer; Mail Server untuk Microsoft Windows Server yang tak berbayar

Dalam keluarga Gnu Linux/BSD banyak sekali aplikasi peladen surat elektronik yang powerfull tapi benar-benar free of charge, tanpa berbayar sama sekali. Lain hal nya pada dunia Windows, mencari aplikasi peladen mail yang mudah, aman, dan cepat tapi gratis tidaklah sebanyak di dunia GNU.

Bagi yang mencari Mail Server yang berbayar karena alasan lain, bisa menggunakan Microsoft Exchange ataupun MDaemon.  Kedua mail-server tersebut mendukung Domain-Controller secara built-in; sehingga authentikasi cuma satu saja, alias single-login-authentication. Pengalaman saya, untuk hmail versi 5.3 belum support kolaborasi dengan Domain Controller. Just simple mail-server; dimana layanannya memang benar-benar fokus pada POP3, SMTP dan IMAP.

PAda versi yang saya pernah install dulu, HmailServer bisa menggunakan database Microsoft SQL-Server sebagai tempat penampung (storage device) untuk seluruh mail-box account. Ataupun bisa menggunakan engine DB sendiri sebagai storage mail box account-nya. Untuk installasi tidaklah sulit, tipikal aplikasi Windows, next-config-next-finish 😀

Pastikan pada router akses-akses port 110 POP3, 25 SMTP, 143 IMAP sudah dibuka pada router dan diforward (NAT) dengan benar ke IP DMZ HmailServer.

Hmail_Screenshot_2

Arahkan setinggan MX-record pada domain-control panel ke IP Public Router (WAN). SPF juga penting. Untuk itu setting pula SPF-Record ke IP Public Router. SPF adalah salah satu teknik paling mudah untuk menaikkan kredibelitas Mail Server anda pada mail server lainnya diseluruh dunia.

Contoh SPF yang  terverifikasi.
Perhatikan yang saya highlight dengan warna kuning. Email saya terverifikasi pass oleh server gmail.

Kembali ke HMailServer. untuk menambahkan Mailbox user sangat lah mudah, tetapi pertama-tama buatlah DOMAIN yang akan dilayani dulu. Defaultnya HmailServer Support multi domain FQDN juga.

Klik kanan Dari tree Domains, lalu pilih `add` untuk membuat domain. Isikan domain yang benar-benar FQDN. Selanjutnya silakan cari setingan sederhana lainnya; pada Windows yang aktif.

Hmail_Screenshot_3

Setelah domain sudah dibuat dan diseting dengan benar; baru tambahkan user mailbox. Klik saja pada tree nama domain, lalu `Accounts` lalu klik `add`. Semudah 1-2-3. Disitu juga bisa ditentukan password askes, quota mail-box-nya; alias dll.

Jika user sudah diseting, berarti POP3, SMTP, IMAP sudah bisa diakses penuh dari seluruh dunia menggunakan aplikasi Mail-client seperti Thunder Bird, Pine, Windows Live mail, The Bat, Microsoft Outlook (Office/express) dll.

Oh ya, Hmail-server tidaklah dibekali interface untuk Web Admin maupun Mailbox Web-access. Jika membutuhkan web-access untuk mengakses mailbox, caranya install Webserver (bisa dimesin yang sama) IIS ataupun pergunakan solusi XAMPP.

Webmail (Web-interface untuk mengakses IMAP) ada banyak, dan rata-rata free juga. Dan kebanyakan aplikasi Webmail tsb berjalan di PHP. Jadi tinggal seting configurasi webmail tsb — layanan IMAP pada HMailServer bisa diakses lewat webmail.

Rekomendasi saya yang tidak ribet adalah NOCC (http://=&0=&.sourceforge.net/). Berjalan mulus pada Webserver IIS. Pada webmail NOCC yang perlu diperhatikan adalah folder temporary pada webserver IIS haruslah bisa di tulis oleh akun IUSR_nama_mesin. File config seingat saya ada pada /conf/conf.php. Ikuti saja guide line comment pada file tsb. Tidak sampai 5 menit untuk installasinya/ konfigurasinya.

 

nocc_sc2

Anda bisa pergunakan aplikasi tambahan Spam Assasin ataupun Antivirus (CLAM-Av Windows) sebagai pengaman. Tetapi sayangnya akan membuat Mesin Windows yang terinstall hmail-server semakin sibuk 🙁 Tentukan dengan bijak, perlu di install atau tidaknya.

Backup bisa dilakakukan melalu tree `utilities’. Sayangnya hanya 16 GB jika menggunakan fitur ini proses backup bisa dilakukan. Atau gunakan saja backup cara pemberani yaitu copy folder HMAIL nya ke media lain.  Untuk backup berkala, coba pelajari Scripting Host di blog ini juga, agar proses backup ter-otomatisasi. Tips: sebelum backup, matikan dulu service Hmailserver.

 

Hmail_Screenshot_4

Jika menggunakan SQL-Server, backup bisa dilakukan di sisi SQl Servernya. Karena saya belum ada pengalaman untuk restorisasi, jadi saya blum bisa sharing 😀

 

SQUIDNT Cached proxy untuk keluarga Windows.

Bagi yang butuh Cached-proxy untuk keluarga Windows, bisa memanfaatkan portingan yang siap mencached untuk kebutuhan warnet, kantor soho dsb. Dengan sedikit modifikasi pada router SquidNT juga bisa melakukan transparent-proxy; yang artinya tidak perlu mengeset alamat proxy server secara manual pada browser client.

Pada artikel ini, hanya menjelaskan sedikit cara installasinya, sedikit tuning konfig dan implementasinya pada browser client.

Oke, SquidNT bisa diunduh pada alamat ini: http://squid.acmeconsulting.it/download/squid-2.7.STABLE8-bin-DELAYP.zip

SquidNT berjalan mulus pada Windows 7 x64 7 x32 XP, Windows 2003 r2. Selain  itu saya belum mencoba mencobanya. Cara installasinya sangat MUDAH sekali. Extract file squid-2.7xxx.zip ke C:\ {HARUS}. Lalu buka cmd.exe (command prompt). Oh ya, saya anggap mesin yang akan dijadikan proxy sudah terhubung ke internet, dan bisa resolving domain.

c:
cd\squid\etc
copy mime.conf.default mime.default
copy squid.conf.default squid.conf
cd ..
cd sbin
squid -i
squid -z

sebelum service squid distart coba edit dulu squid.conf dengan text-editor notepad++ terlebih dahulu. Lalu tambahkan pada akhir file:

http_port 8080
http_port 3128
access_log none
cache_store_log none
cache_dir ufs c:/squid/var/cache 1024 16 256
maximum_object_size 24096 KB
cache_mem 16 MB

Jika sudah disimpan, tinggal ketikkan ini pada command-prompt

net start squid

Jika mesin di restart, squid akan tetap berjalan secara background, karena sewaktu installasi di install sebagai service (squid -i)

Penjelasan tambahan squid.conf

  • http_port adalah port tcp dimana squid bisa di akses.
  • access_log & store_log adalah log request http yang

read more

Multiboot Windows XP/ 7/8/2008 r2/2012 – beberapa distro Linux Freebsd dalam satu flashdisk usb dengan YUMI

Judul artikel ini kedengarannya seperti keyword harvesting ya? hehehhe. Tetapi sesuai judul. Berkat aplikasi aplikasi YUMI (pendrivelinux). Dengan aplikasi tsb, kita bisa menjejali beberapa distro Linux (tidak semua versi), Microsoft Windows XP ~ 2012; serta tools-tools yang berbasikan CD/DVD semacam rescue-disc antivirus, UBCD dll; Selama tertera pada aplikasi YUMI.

Untuk Microsoft WIndows 7 & Windows 2008 R2 saya sudah coba. Secara teori karena tipe installernya sama, kemungkinan besar bisa. Karena Windows 2012 & 8.1 berbasikan WIM.

Untuk mengunduhnya bisa dari http://www.pendrivelinux.com – Tidak sampai 2 MB. Dan bisa langsung di eksekusi (tanpa installasi atau biasa disebut aplikasi portable).

multiboot - yumi - 002
Tampilan pemilihan OS
multiboot - yumi - 003
Tampilan Proses pembuatan o/s ke flasdisk

Syaratnya? Pergunakan flashdisk yang besar, minimal 8 GB semakin besar semakin baik. Misalkan anda menginginkan OS yang bisa di boot dalam 1 flashdisk: Windows 7 x64, Debian read more

Batch script Windows untuk backup & upload

Memang, ada solusi backup otomatis menggunakan software semacam Acronis Echo Server/Backup-exec yang juga bisa otomatis. tetapi karena software berbayar itu harganya cukup fantastis, ada solusi lain memanfaatkan program murah WinRAR (command-line) ditambah beberapa baris script batch file.

Misalnya, untuk membackup hasil device Microsoft SQL, lalu mengirimnya ke NAS (ftp) yang satu subnet network. File backup yang dihasilkan oleh WinRAR saya modifikasi agar berdasarkan tanggal. Jadi backup akan menumpuk terus di ftp. Kenapa? karena backup database adalah fital; jika suatu saat dibutuhkan backup pada 11 Bulan yang lalu, sebagai contohnya.

Karena keterbatasan ftp.exe bawaan Windows (dari NT 4~ 2008r2) tetap tidak support PASV mode, jangan tanya kenapa kalau tidak bisa upload ke FTP server yang berada dibelakang firewall, walaupun menggunakan ftp-client gui seperti FileZilla/WS_ftp berhasil 😀

Langsung saja, ini potongan scriptnya:
@echo off
:: sesuaikan dengan lokasi!
:: d: adalah drive yang mau saya backup
:: data ada nama foldernya
:: rar akan membackup semua file dan seluruh sub-folder di d:data

D:
cd data

SET DATETIME=%date%%time%
SET YYYY=%DATETIME:~10,4%
SET MT=%DATETIME:~4,2%
SET DD=%DATETIME:~7,2%
SET HH=%DATETIME:~14,2%
SET MM=%DATETIME:~17,2%
SET SS=%DATETIME:~20,2%
IF %HH% LSS 10 SET HH=0%HH:~1,1%
rar a -dh -r “db-back-%YYYY%-%MT%-%DD%-%HH%.%MM%.%SS%.rar” *.*
if not exist db-back-%YYYY%-%MT%-%DD%-%HH%.%MM%.%SS%.rar goto errbak

:: open [IP/Domain]<spasi>[port] ftp server
:: nama user ganti sesuai dengan kebutuhan
:: pw adalah password ftp nya
:: lcd sesuaikan dengan lokasi tempat backup
:: /backup/loc adalah directori di ftp server, sesuaikan.
:: put adalah perintah untuk mulai upload file ybs
:: bye adalah perintah untuk keluar ftp.
:: pastikan ftp server tidak dibelakang firewall
:: karena ftp.exe bawaan windows tidak mendukung PASV mode
:: dirancang untuk backup dalam Satu subnet / vpn.

echo open 192.168.3.3 21>ftp.txt
echo nama user >>ftp.txt
echo pw >>ftp.txt
echo lcd d:data >>ftp.txt
echo cd ./backup/loc >>ftp.txt
echo put db-back-%YYYY%-%MT%-%DD%-%HH%.%MM%.%SS%.rar >>ftp.txt
echo bye>>ftp.txt
echo Uploading to server

:: seluruh ke ftp.txt adalah perintah ftp. sesuaikan juga!
:: file ftp.txt akan dihapus jika berhasil upload dan perintah `bye` berhasil.

ftp -s:ftp.txt
del ftp.txt>nul
echo.
echo Backup complete
echo %date% %time% >>d:\backup.log
echo ………… >>d:\backup.log
goto quit

:errbak
echo backup error!
echo Backup Error %date% %time%>>d:\backup.log
echo ———— >>d:\backup.log

:quit
echo done.
Syaratnya cukup salin seluruh isi pada folder program files 32Winrar ke folder Windows. atau tambahkan set path ke folder WinRAR agar rar.exe bisa di panggil dari mana saja. Simpan cuplikan kode diatas dengan ekstensi .bat

Bisa juga di taruh di Schedule task atau eksekusi langsung. Hasil log backup gagal atau sukses bisa dilihat di backup.log pada lokasi D:backup.log

Alternatif WinRAR bisa menggunakan 7-Zip yang gratisan. Caranya sama, hanya beda sintaks sedikit:

7z.exe a -r -y <nama.arsip.7z> *.*

Sintaks diatas akan membackup semua file dan subfolder didalamnya. Path adalah relatif pada saat 7z.exe dipanggil. Jadi pastikan juga pindahkan drive dan folder terlebih dahulu.

 

 

 

 

 

 

 

Batch file Windows: tips triks

Mungkin di era GUI ini banyak yang tidak kenal pemrograman shell pada keluarga Windows. Biasa dinamakan batch scripting. Cukup gunakan text-editor dan rename sebagai file .cmd atau .bat — bisa langsung di eksekusi. Baik melalui explorer ataupun console cmd.exe.

Memang tidak tepat disebut pemrograman … tetapi karena ada fungsi logika ‘IF’, maka saya menyebutnya pemrograman dasar 😀

contoh hello worldnya:

@echo off
echo Hello world!
echo %date% %time%
echo hello world! >c:\tes.txt
type c:\tes.txt
if exist c:\tes.txt del c:\tes.txt >nul

Script diatas adalah salah satu dasar dari scripting pada shell Windows. Script tsb akan menuliskan Hello world! sebanyak 2 kali pada layar. Yang pertama menggunakan perintah echo (tulis langsung), yang kedua akan membaca dari file tes.txt yang dihasilkan perintah echo yang menghasilkan output file tes.txt.

Perhatikan baris terakhir ‘if exist’. Artinya adalah: jika file c:tes.txt ada, hapus file tsb. untuk lebih jelasnya silakan ketikkan “if /?” pada command prompt. Oh ya baris pertama bagi saya wajib ditulis. agar proses output tidak menyebutkan perintah pada layar. Coba saja, bandingkan script diatas; memakai @echo off dan tidak memakai perintah tsb.

Contoh untuk membuka aplikasi pada batch file:

@echo off
%windir%\notepad.exe

%windir% artinya folder installasi windows. % di depan dan dibelakang variables bisa didapatkan dengan mengetik perintah ‘set’ pada command prompt. Misalnya %path% %temp% %username%. bisa dipadukan juga dengan echo atau apapun. misalnya untuk menghasilkan file info.txt yang isinya tanggal, jam, username dan folder installasi windows, dan output dari ipconfig & ping, dan akan membuka notepad. Scriptnya semudah ini:

@echo off
echo tunggu

read more