Pernah mengalami kesulitan mensetup SAMBA di keluarga Linux/BSD? nah ini solusi paling mudah. FreeNAS, Sesuai namanya NAS=Network Attached Storage, tempat penyimpanan file untuk jaringan. Mendukung bermacam-macam protokol yang sering digunakan, diseluruh Operating System. Misalnya protokol NFS, iScsi, Ftp dll.

Sampai saat ini FreeNAS sudah sampai versi 9 yang file isonya 2 kali lipat besarnya daripada versi 8.x. Distro filesharing berbasikan FreeBSD ini memang sangat layak dijadikan pilihan, baik di level Homeuser, SOHO maupun enterprise. Tetapi tenang saja, ukuran isonya masih relatif kecil <250mb.

Unduh file isonya dari http://www.freenas.org — Apapun yang terdeteksi oleh FreeBSD baik cpu, ethernet, chipset dll pasti dikenali juga oleh FreeNAS. Ohya interface untuk management berbasiskan web-ui, artinya anda memanage FreeNAS bisa darimana saja selama bisa diakses dari browser.

Burn ISO ke CD (bukan DVD blank). Siapkan mesin dengan harddisk yang sesuai kebutuhan. Jika mainboard anda tidak support raid, FreeNAS bisa me-raid harddisk anda.

freenas inst 001
Tampilan awal setup freeNAS, pilih 1 lalu enter
freenas inst 003
Proses installasi dimulai…
freenas inst 004
Selesai, tidak sampai 2 menit sudah terinstall. Lalu pilih 3 untuk reboot. setelah reboot defaultnya FreeNAS akan mencari IP dari DHCP server.

freenas inst 005
Setelah booting, akan muncul di layar tampilan diatas, pilih 1 untuk mengeset IP-address. pilih nama ethernet, lalu no no yes (pada ipv4). masukan ip-address lalu netmasknya. Buka browser ke alamat ip tsb. http://192.168.x.x

 Enter an option from 1-11: 1
Select an interface (q to quit): 1 (nomor ethernet yang terdeteksi)
Delete existing config? (y/n) n
Configure interface for DHCP? (y/n) n
Configure IPv4? (y/n) y
IPv4 Address: 192.168.30.204
Saving interface configuration: Ok
Configure IPv6? (y/n) n
Restarting network: ok
You may try the following URLs to access the web user interface:
192.168.30.204

freenas inst 006
Pertama-tama yang di set adalah password admin. Klik icon yang di lingkari. lalu buka tab password. masukan password untuk user admin.

freenas inst 007
Nyalakan yang di tandai garis merah. CIFS= Windows Sharing. yang lainnya terserah mau di aktifkan atau tidak. Untuk memanage nya, klik icon gambar kunci-pas disebelah on-off

Klik icon network, untuk memberikan gateway dan dns. agar jam server via protokol ntp bisa update terus.

Lalu dilanjutkan membuat seting mountpoint, klik icon storage. lalu tambahkan harddisk nomor 2 untuk dijadikan mount point. tinggal klik-klik saja. ikuti perintahnya.

Lalu kembali ke services -cifs- icon kuncipas= set Authentication Model=anonymous.

Buat foldersharenya ada di menu services juga.

gampang koq, anda explore saja sendiri. tidak sampai 1 menit dah jadi.

Thats it mudah kan untuk memberikan windows filesharing melalui freeNAS, tidak sampai 10 menit semenjak booting awal, sampai mengaktifkan servis 😀

yang bener

beneran koq ..

ini screenshot dari freenas untuk layanan samba/cifs/network neighbourhood: freenas inst 009Oh ya, karena terakhir saya memakai versi tua, saya cukup kaget dengan perubahan web ui nya, dulu web ui mirip sekali dengan Monowall, tidak banyak cincong, cepat sekali untuk mesetup. Btw; makin banyak fitur di FreeNAS ini, walaupun saya pribadi jarang menggunakannya. Dan juga FreeNAS sudah mendukung module tambahan, misalnya modul bit-torrent (ini berguna banget :D). Untuk itu silakan explore FreeNAS 9 ini.

 

 

 

 

Situs ini kehilangan image dan files penunjang; karena terjadi storage failure dan saya tidak menyimpan backupnya - harap maklum
+