CCTV Hikvision Lihat Remote View Dari Browser

Untuk melihat tayangan CCTV DVR/NVR merek Hikvision non-cloud, maksudnya koneksi langsung (direct conn alias p2p), harus memenuhi persyaratan sbb:

  • Tempat yang diremote harus ada internet always ON 24×7 yang menggunakan IP Public baik dhcp (menggunakan ddns) ataupun statis.
  • Bandwidth upstream minimal 2 Mbps.
  • Modem/ONT diset port forward sesuai dengan nomor port di DVR/NVR Hikvision.
  • Mesin yang ingin remove view harus Windows 7 keatas dengan Internet Explorer (IE) versi terakhir pada versi Windows tsb, misalnya: IE 11 pada Windows 10 (bukan Edge), IE9 pada Windows 7

Untuk setting port-forward (NAT) pada modem biasanya read more

bypass/buka blokir Internet Positif dengan Acrylic DNS Proxy

Situs kesayangan anda tahu-tahu diblokir oleh Pemerintah (internet sehat), sehingga susah akses ‘informasi’ yang biasa dikunjungi. Menggunakan metode mengganti DNS ke publik pada beberapa ISP penyedia jasa internet juga ikutan diblokir jika ada request UDP/TCP port 53 ke ip-address Google Public 8.8.8.8 DNS / OpenDNS / 1.1.1.1 CloudflareDNS.

Ini sangat saya benci! Solusinya mungkin menggunakan jasa vpn, baik vpn-murni (Tunnel bear/CyberGhost) yang berbayar. Ataupun menggunakan addons tertentu pada browser semacam browsec dan sejenisnya.

Salah satu alternative lain adalah menggunakan Acrylic DNS Proxy, dimana software ringan ini mampu membuat Koneksi TLS yang aman dari pembajakan request DNS; karena menggunakan protokol DOH (DNS Over HTTPS), yang kebanyakan disupport oleh banyak public-dns-server semacam Google/Cloudflare dan saat ini belum ketemu cara meng-intercept/membajak request DOH ini.

Oh ya, saya mencoba software ini menggunakan Windows 8.1 & 10- 1803 tanpa firewall. Caranya mudah, silakan download file zip dibawah artikel ini, extract ke desktop. Jalankan (run-as-admin) file AcrylicConsole.exe. Minimize saja jendela console/terminal tsb. Selanjutnya tinggal setting DNS anda secara manual. Caranya tinggal anda cari sendiri di google, di pointing ke IP address dimana Acyric terinstall. Jika standalone (menggunakan hotspot ponsel/modem usb), pointing DNS anda ke 127.0.0.1 – Jika ada peringatan firewall, silakan di allow outgoing/incoming connection.

Fyi, defaultnya Acrylic adalah personal DNS-Masquerade/Proxy DNS. Tetapi pada file zip portabel sudah saya edit untuk kebutuhan dipakai di LAN alias penyedia layanan DNS untuk banyak user. Jadi untuk kebutuhan LAN, rubah settingan DHCP anda yang tadinya seluruh client ke DNS-Modem/ISP, diarahkan ke IP address yang menjalankan software ini.

Kegunaan terselubung software ini juga bisa memblokir iklan-iklan yang mengganggu pada situs, asal tahu domainnya. Untuk itu silakan edit file ‘AcrylicHosts.txt’, cukup tambahkan entri baru pada akhir baris dengan format:
ip-address<spasi>alamat-fqdn-situs.
Contohnya:

#memblok layanan ads/iklan kebanyakan situs
127.0.0.1 ads.*
127.0.0.1 ad.*
127.0.0.1 tpc.googlesyndication.com

Support untuk wildcard ataupun regex ( walaupun tidak disarankan). Menurut keterangan developer; lebih baik file host-nya yang besar daripada menggunakan regex. Masukan entri palsu bisa juga untuk kebutuhan statik dns — dalam hal ini menggunakan 127.0.0.1 untuk blokir domain tertentu. Atau bisa memalsukan entri palsu lainnya — untuk kebutuhan development atau redirect situs tertentu.

Versi Acrylic-Proxy-Dns ini adalah versi yang paling stable, versi 1.2.0 (jan 20 –saat artikel ini ditulis). Secara teori, berjalan lancar pada Windows 8.1+ dengan setingan firewall yang allow (atau matikan instance-nya sekalian).

Jika setingan firewall oke atau tidak bentrok dengan antivirus – atau hal lainnya. Sebagai contoh, misalnya situs milf dot com yang tadinya di redirect ke Internet sehat, menggunakan Acrylic-proxy-Dns bisa resolving ip dari situs milf dot com tsb.

C:\Users\TW>nslookup
 Default Server:  router.local
 Address:  172.16.1.10
   milf.com
   Server:  router01.local
   Address:  172.16.1.10 #ip router saya
 Non-authoritative
read more

Pengalaman Install Laptop tanpa USB & DVD Rom

Ada kasus unik, laptop OS nya rusak dan memerlukan re-install OS dan Apps nya. Juga saya cek laptop ‘korban’ ini sudah mayan jadul. Awalnya saya coba menggunakan media USB DVDRW & USB Flashdisk yang sudah disetup untuk Installasi Windows, untuk boot awall, loh koq tidak terdeteksi-terdeteksi?

Setelah iseng menancapkan USB Keyboard ke laptop tsb, saya berkesimpulan laptop tua ini USB ports nya mati semua. Pilihan boot selanjutnya menggunakan internal DVD dari laptop tsb, dan benar saja.. Karena UZUR optik-nya sudah tidak beres, Disc apa-pun tidak terbaca.

Terpaksa, cari cara manual yakni, bongkar harddisk internal tsb – lalu tancapkan ke PC lain yang mempunyai docking SATA / Enclosure 2.5′.

Saya hapus semua partisi menggunakan Minitool Partition 10, selanjutnya buat 1 partisi Primary Active NTFS, Lalu, mengcopy semua file dalam ISO Windows ke dalam harddisk docking tsb. Buka ISO dengan 7zip atau Explorer.  Copy/extract semua file-file yang terdapat pada ISO tsb, setelah selesai, buat copy dari ‘bootmgr’ direname menjadi ‘ntldr’.

 

Juga, saya tak lupa mengcopy driver-packs dan software standard untuk diinstall  – mengingat USB port nya mati semua.

Pasang lagi harddisk kedalam laptop,  setting BIOS agar harddisk sebagai AHCI & Matikan Secureboot (uefi-boot). Wallaa… Windows akan boot kedalam modus installasi. Langkah installasi NORMAL seperti biasa.

Awal masuk ke OS akan ada Pilihan Setup atau Boot ke OS, pilih boot ke OS. Seperti normalnya proses installasi, mesin akan reboot beberapa kali sampai proses installasi selesai.

Jika sudah masuk desktop, jadikan boot default ke OS dengan time 3 detik dan pilih set as default pada opsi non Windows setup, caranya dengan menggunakan ‘msconfig’.  Sengaja saya tidak menghapus Windows Setup, untuk jaga-jaga kemudian hari jika dibutuhkan.

Tadinya saya mau menggunakan PXE Boot (boot via cable-lan-ethernet), tetapi karena belum ada persiapan, terpaksa cara paling cepat dan termudah didepan mata yah metode ini.

ISO OS bisa menggunakan Windows 7, 8.x ataupun 10, selama didalam ISO tsb ada file bootmgr pada root disc. Jadi asal ada primary-active-partition dalam format NTFS, secara default akan mencari file ntldr, pastikan bootmgr dicopy ke file ntldf

Jika laptop ini USB ports nya oke semua, cukup tancapkan flasdisk/external dvdrw installasi OS tidak seribet ini. jadi tetap proses installasi membutuhkan tools-external lain. Yaitu: laptop-lain yang normal & docking sata.

Jika tidak punya docking sata, tapi ada laptop/pc, anda harus install dulu kedalam laptop/pc seperti biasa menggunakan harddisk laptop yang akan di install OS. Setelah masuk desktop, copy-kan drivers-pack & software2 lainnya, dan pindahkan ulang ke laptop yg dituju. Pengalaman saya, dengan OS Minimal Windows 8.1 pindah-pindah harddisk ke beda mesin jarang BSOD.

 

 

Terbilang online Konversi bilangan angka ke kata kalimat

Bagi yang kesulitan menerjemahkan angka bilangan ke kalimat dengan bahasa Indonesia, misalnya 955.000 (sembilan ratus lima puluh lima ribu)  – saya membuat script kecil untuk keperluan copas sesaat. Tinggal ketikkan angka (tanpa digit grouping titik/koma) tekan tombol, dan hasil akan tersedia 😀

Alamatnya: http://twiranto.com/terbilang — Silakan bookmark jika membutuhkan sewaktu-waktu

Kalau Versi Inggris, tinggal browsing ke google, dengan keyword= number to english words convert.

Oh ya, output result sengaja saya tambahkan dengan kata rupiah. Dan maximal hanya sampai trilyun yah.

Juga, bisa dipanggil dengan parameter langsung http://twiranto.com/terbilang/?do=konversi&txtangka=99999

Just output, tanpa embel-embel html (API Style)= http://twiranto.com/terbilang/?do=konversiembed&txtangka=999999

Maap, lagi males reWrite url. Saya kebetulan masih tradisional.

Mengatasi Word Excel Office 2013/2016 Not enough ram disk space

Saya pernah mengalami hal simple tetapi sangat membingungkan? Ketika ingin buka file document office lama (.doc/.xls) pada Microsoft Office 2013 tidak bisa, dan muncul peringatan RAM atau Kapasitas Drive tidak CUKUP. Aneh, padahal tidak masalah. Setelah browsing2 dan coba-coba. Akhirnya, ketemu solusinya.

Saya pernah mematikan layanan / Service Windows Firewall. Saya set ulang layanan itu untuk auto start, dan sukses. Saya bisa membuka file2 doc dan xls lama.  Windows Services bisa di temui di Control Panel- Administrative Task- Services – Windows (defender) Firewall. Sungguh aneh, apa hubungannya? Mungkin ada komponen yang dibutuhkan Office 2013 keatas untuk membuka file document office generasi lama (2003/xp/2000/9x), IMO.

 

Juga, bagi pengguna Outlook, membuka file document office (lama/baru) langsung dari aplikasi outlook di tolak/tidak bisa. Solusinya gampang. Ini berlaku di Word/Excel/Powerpoint. Buka blank document, lalu pilih menu FILE – Options – Trust Center – Tombol Trust Center Setting – Protected View – Uncek semua item `enable`.  Lakukan semua di 3 aplikasi itu (word, excel, power point).

Pada Microsoft Office 2010 x86/32 bit saya tidak mengalami hal ini.

Blok/Stop Update Windows 10 versi redstone

Pada beberapa artikel sebelumnya, saya merilis artikel blokir update Microsoft Windows 10. Tetapi pasti banyak yang masih tembus juga. Apalagi pada Windows versi Red Stone (Okt 18), agak susah melancarkan tuning mendisable service update pada OS tsb.

Satu-satunya cara menggunakan utility “Stop Updates Windows 10 versi 2”. Dengan tools ringan ini, cukup di install dan akan membuat service baru yang berguna untuk memblokir file-file layanan internal Update.

Unzip dulu, lalu install seperti biasa (next2 finish), buka app nya, lalu tekan tombol  Stop Update (tombol pertama yang ukurannya besar). Jangan klik yg lain (install macem2 nantinya). Lakukan reboot, Selesai! Windows 10 (s/d Red Stone) tidak akan menerima update apapun.

Untuk Restore, tinggal klik tombol yang sama, dan reboot. Tools ini dibuat yang merasa yakin aman atas OS nya, dan sudah tidak mau ada update-an apapun. Karena masalah keamanan data saya serahkan ke Antivirus. Link Donwload ada dibawah iklan (dipencet iklannya juga gpp 🙂

 

 

DOWNLOAD DISINI (tanpa iklan bla bla bla)…

 

KODI for Windows delete file error

KODI adalah player video, music yang diperuntukkan (menurut hemat saya) untuk small-pc. Semacam tv-box/decoder. Dan KODI (tadinya dikenal dengan xbmc) aplikasi multi platform. Hampir semua Operating System dibuat versinya.

Pada versi Windows, saya menginstall KODI 16. Tetapi sayangnya saya tidak bisa menghapus file (menggunakan tombol c) yang sudah saya tonton pada USB Drive.

Oh ya, untuk mengaktifkan fungsi delete/rename setelannya ada di  Settings->Media settings->General->’Allow file renaming and deletion’.

Cara penggunaan Kodi sangat mudah, mungkin anda bisa browsing-browsing di youtube atau situs untuk tips triknya.

Kembali ke topik, ternyata hal sederhana, kenapa KODI tidak bisa menghapus file menggunakan fungsi c (contextual). Karena masalah HAK. Tinggal klik kanan `run as administrator` masalah beres.

Tetapi entah kenapa, saya membuat shortcut Kodi, mensetting – ceklist `Administrator` dan di taruh di startup folder startmenu, KODI tidak mau launch auto ketika desktop Windows muncul,

Karena saya doyan nonton film/serial bajakan, saya rakit pc; komponennya beli di bukalapak.com, mainboard Asus p5 yang digital home theater (sound onboardnya yahuud), intel pentium D 2 ghz, vga gt 630 kepler 1 Gb, harddisk boot 80 Gb sata, ram 2.5 Gb, dan casing ala kadarnya, jadilah PC multimedia (bisa main gim emu/windows gim jadul) , juga ditambah mini usb keyboard wifi.

Kodi saya install di Windows 8.1 x64 tanpa update Windows. Driver saya gunakan Snappy Driver yang saya cukup bagus selain DriverPack 1x.

So far Smoth playback film 1080+ menggunakan usb 2.0, mungkin karena dibantu GPU Nvidia GT 630 1gb. Kalau dibawah itu, saya tidak tahu.

Terpaksa saya buat script batch file, shortcutnya dibuat run as admin juga ya…

 

@echo off
echo launching Kodi
ping 127.0.0.1>nul
cd 

read more