Perbedaan shared hosting – VPS – Dedicated Co-location

Mungkin anda ditugaskan untuk membuat website kantor? Agar bisa diakses file-file hasil desain/aplikasi web tsb, harus ditempatkan disebuah server yang Online 24/7. Setelah browsing-browsing pasti banyak menemukan istilah (Shared) Hosting, VPS, Dedicated, Co-location server. Nah mana yang cocok untuk anda?

wordpress1

Bila ingin membuat website portofolio kantor yang biasanya static page ataupun dinamis tetapi menggunakan WordPress CMS-CMS populer lainnya, pilihan termurah adalah Shared Hosting. Mengapa? Cukup upload melalui jalur FTP/ Web-uploader dalam beberapa saat, website sudah bisa diakses. Dengan catatan pointing Domain sudah ke IP Server shared hosting tsb. Shared hosting ini-pun cocok untuk blog pribadi. Ada banyak provider hosting di Lokal apalagi di Luar negeri sana. Banyak provider hosting mempunyai fitur control panel yang bagus serta installasi Web APPs secara mudah. read more

Teknik mempercepat Website

Ada berbagai cara mempercepat pemuatan website dari server ke browser, baik di sisi Script, penempatan file, kompressi di protokol http, menggunakan CDN dll.

Bila anda mempunyai website yang terletak di datacenter Eropa / Amerika cukup membayar mulai puluhan dollar sampai ratusan, semuanya akan otomatis 😀 Untuk itu; gunakan layanan CDN termudah yang pernah saya temui. Yaitu menggunakan layanan CloudFlare.

Setup CloudFlare hampir otomatis, anda tinggal mengganti name-server di domain control panel dengan dns 1&2 nya cloudfire. Teknisnya: CloudFlare akan mengupload ke beberapa server semua conten situs anda. Ketika ada user dari negara; misalnya Belgia, Server yang tadinya request ke Newyork (misalnya kota ini tempat hosting anda), akan dilarikan ke Negara tsb, atau yang terdekat. Ini berkat pemanfaatan teknologi dilevel DNS. Walaupun anda mempunyai sub-domain, MX record yang banyak sekalipun -- CloudFlare akan mendownload dan mengunduhnya ke beberapa lokasi server dibelahan dunia dalam hitungan menit/jam.

Bagaimana kalau website hosting di ASIA, terutama di Indonesia? teknik CDN CloudFlare tidak bisa dimanfaatkan karena beberapa faktor; saya tidak jelaskan disini sebabnya 😀

OpenSuse: Server Linux ala Windows Server

Bagi anda yang ingin memanage server LINUX tanpa dipusingkan untuk mengetik kode-kode di terminal, dan bukan melalui WebINterface — melainkan antarmuka GUI desktop murni. Mungkin jawabannya adalah OpenSuse-Linux. Unduhan ISO nya memang termasuk besar, sekitar 4 gb-an. Karena OpenSuse secara default adalah Operating system untuk client-desktop. Tetapi, dengan beberapa klik-mouse, bisa dibuat menjadi Server dengan menambahkan layanan-layanan http/ database dll — dengan beberapa klik mouse model Windows Server. read more

Installasi Simple Machine Forum & WordPress pada ClearOS 6.4

Kali ini saya jelaskan tutorial semi lengkap untuk menginstall SMF (Simple Machine Forum) & WordPress pada ClearOS 6.4. Sebagai tambahan informasi, anda pasti pernah browsing ke forum-forum seperti Kaskus, detikforum dll, nah SMF adalah mirip seperti Vbulletin webapps yang berbasiskan php dan database, baik mysql, posgresql atau yang lainnya. Memang fitur SMF tidak semewah VBulletin, namanya juga gratisan. Kalau WordPress yah, engine blog yang anda kunjungi ini.   Untuk itu, silakan unduh ClearOS 6.4 dari situs http://www.clearfoundation.com/Software/downloads.html. read more