Sekilas tentang Raspberry Pi

Apa itu Raspberry Pi? tidak jauh dengan PC/Laptop cuma ukurannya yang sangat mini, dan bisa di Install Operating System; misalnya Ubuntu Mate dan Rasbian (Debian for Raspberry).

Untuk mendapatkan benda ini, cukup browsing-browsing aja ke situs jualan, semacam Lazada, Jakartanotebook, Kaskus-fjb dll. Harga tergantung tipe. Saat artikel ini ditulis ada beberapa tipe Raspberry yang beredar di pasaran. Raspbery 1 model A & B, Raspberry 2. Usahakan ketika membeli lengkapi juga dengan: Casing, Charger USB (standard handphone Android/Black berry), USB Keyboard untuk setup awal dan tentu saja card mini SD/SD minimal 4gb.

NOOBS adalah salah satu tools untuk menginstall OS ke dalam Raspberry, bisa didapatkan langsung pada situs resmi produsen. Setup awal, cukup format kartu SD dengan tools SDCard Formatter dan cukup extract NOOBS ke dalam folder-root SD card.

Untuk display, Raspberry bisa di koneksikan ke Monitor/TV melalui kabel HDMI / Kabel Audio Video (untuk DVD Player). Jika melalui HDMI, suara otomatis akan di transmisikan melalui satu kabel, dan resolusi tergantung Monitornya, jika support full-hd (1080p), secara otomatis Raspberry akan tertampil dengan resolusi tsb. Dengan HDMI, Raspberry sangat layak dijadikan add-on TV Led biasa menjadi Smart TV.

Mengapa? dengan menginstall OpenELEC, mesin Raspberry yang mungil tersebut, dapat menampilkan video dengan resolusi tinggi tanpa lag (tidak semua format). Rata-rata video keluaran YIFY mulus terputar melalui KODI dengan OS OpenELEC. Dengan kombinasi NAS dan wifi-adapter-usb tidak perlu repot-repot lagi memutar film favorit melalui udara (airplay).

 

Mini USB Wireless Keyboard Raspberry
Mini USB Wireless Keyboard dengan Raspberry, konek ke Home-Server (storage-sharing) menggunakan protokol SMB & FTP. 1080 ( ~ =<2GB per video file) Smoothplay.

Jika yang doyan mengutak-ngatik, Raspberry dapat dijadikan sebagai SeedBox (atau Leechbox :D), FTP, Webserver, Wifi repeater–Accesspoint dll. Tergantung kebutuhan dan add-ons Hard/Software.

Harga komplit (mainboard Raspberry ,Casing, Kabel HDMI, USB Wifi, Mini Usb-keyboard-wifi) kalau di kurang lebih 1 jt-an.

Oh ya, untuk mengontrol KODI (entah OpenElect/OSMC) bisa menggunakan KORE (cari di Google App Store). Jadi mengontrol Raspberry melalui Software HP Android. Cukup hidupkan Opsi internal web-server KODI, install KORE di HP Android, setting IP mesin Raspberry, walaaa. KORE bisa mengendalikan penuh KODI; bisa shutdown/reboot mesin pula — Tetapi, menurut saya, tidak senikmat menggunakan Qwerty Mini Keyboard.

 

Post By Tommy Wiranto (68 Posts)

Rasa ingin tahunya, terkadang 101% -- petualang yang tertahan. Terkadang sombong, tetapi pada tempatnya.

Website: →

Connect