Pengalaman Install Laptop tanpa USB & DVD Rom

Ada kasus unik, laptop OS nya rusak dan memerlukan re-install OS dan Apps nya. Juga saya cek laptop ‘korban’ ini sudah mayan jadul. Awalnya saya coba menggunakan media USB DVDRW & USB Flashdisk yang sudah disetup untuk Installasi Windows, untuk boot awall, loh koq tidak terdeteksi-terdeteksi?

Setelah iseng menancapkan USB Keyboard ke laptop tsb, saya berkesimpulan laptop tua ini USB ports nya mati semua. Pilihan boot selanjutnya menggunakan internal DVD dari laptop tsb, dan benar saja.. Karena UZUR optik-nya sudah tidak beres, Disc apa-pun tidak terbaca.

Terpaksa, cari cara manual yakni, bongkar harddisk internal tsb – lalu tancapkan ke PC lain yang mempunyai docking SATA / Enclosure 2.5′.

Saya hapus semua partisi menggunakan Minitool Partition 10, selanjutnya buat 1 partisi Primary Active NTFS, Lalu, mengcopy semua file dalam ISO Windows ke dalam harddisk docking tsb. Buka ISO dengan 7zip atau Explorer.  Copy/extract semua file-file yang terdapat pada ISO tsb, setelah selesai, buat copy dari ‘bootmgr’ direname menjadi ‘ntldr’.

 

Juga, saya tak lupa mengcopy driver-packs dan software standard untuk diinstall  – mengingat USB port nya mati semua.

Pasang lagi harddisk kedalam laptop,  setting BIOS agar harddisk sebagai AHCI & Matikan Secureboot (uefi-boot). Wallaa… Windows akan boot kedalam modus installasi. Langkah installasi NORMAL seperti biasa.

Awal masuk ke OS akan ada Pilihan Setup atau Boot ke OS, pilih boot ke OS. Seperti normalnya proses installasi, mesin akan reboot beberapa kali sampai proses installasi selesai.

Jika sudah masuk desktop, jadikan boot default ke OS dengan time 3 detik dan pilih set as default pada opsi non Windows setup, caranya dengan menggunakan ‘msconfig’.  Sengaja saya tidak menghapus Windows Setup, untuk jaga-jaga kemudian hari jika dibutuhkan.

Tadinya saya mau menggunakan PXE Boot (boot via cable-lan-ethernet), tetapi karena belum ada persiapan, terpaksa cara paling cepat dan termudah didepan mata yah metode ini.

ISO OS bisa menggunakan Windows 7, 8.x ataupun 10, selama didalam ISO tsb ada file bootmgr pada root disc. Jadi asal ada primary-active-partition dalam format NTFS, secara default akan mencari file ntldr, pastikan bootmgr dicopy ke file ntldf

Jika laptop ini USB ports nya oke semua, cukup tancapkan flasdisk/external dvdrw installasi OS tidak seribet ini. jadi tetap proses installasi membutuhkan tools-external lain. Yaitu: laptop-lain yang normal & docking sata.

Jika tidak punya docking sata, tapi ada laptop/pc, anda harus install dulu kedalam laptop/pc seperti biasa menggunakan harddisk laptop yang akan di install OS. Setelah masuk desktop, copy-kan drivers-pack & software2 lainnya, dan pindahkan ulang ke laptop yg dituju. Pengalaman saya, dengan OS Minimal Windows 8.1 pindah-pindah harddisk ke beda mesin jarang BSOD.

 

 

Post By Tommy Wiranto (79 Posts)

Rasa ingin tahunya, terkadang 101% -- petualang yang tertahan. Terkadang sombong, tetapi pada tempatnya.

Website: →

Connect