Pemulung cache (web accelerator versi murah)

Tulisan ini mungkin berguna bagi para System Administrator kantoran yang lagi ga ada kerjaan mendesak, sekalian buat iseng-iseng.

Sesuai judul; tujuannya untuk membuat konten http (hanya request http) yang akan di cache disini, tanpa skill router yang bagus pun pasti anda bisa membuatnya. Contoh kasus anda mempunyai koneksi broadband; misalnya telkom speedy (modem based), atau wireless dari ISP (router mikrotik/monowall based), atau bahkan layanan fiber optic dari isp biznet (modem fo + router ppoe), seperti bisa memanfaatkan artikel ini.

Konsep ZPH (hit proxy bypass speed tidak ada), tetapi anda bisa menghemat incoming bandwidth dari ISP. Sehingga, non http request bisa di manfaatkan untuk aplikasi datafeed/streaming atau yg lainnya.

Kebutuhan hardware:

  • Pc Desktop biasa. RAM 1 Gb, Harddisk 10-20 Gb (ide/sata), Ethernet onboard, CPU minimal intel lga 775 atau AMD 64 series 1.8 Ghz, yang biosnya di setting virtualisasi menyala.
  • Ethernet merek apa saja, yang terpenting di kenali di OS Windows. Jika tidak ada ethernet onboard, kebutuhan ethernet ditambah. jadi 2 ethernet.

 

Kebutuhan software:

  • CD instalasi/USB instalasi Windows Server 2003 r2
  • Iso Linux IPCOP versi 2.x (free)
  • Iso Linux Smoothwall Express (free)/ atau file SquidNT.zip
  • Virtual Box yang berjalan mulus di Windows 2003 server r2

Install Windows Server 2003 r2 atau Windows XP sp3 (patch tcp dgn TCP-Z) seperti biasa. Setelah semua driver motherboard (vga/sound dll)+ethernet dikenali; koneksikan ke internet. Kalau ISP anda Telkom Speedy, tinggal colok kabel dari modem adsl ke ethernet onboard. dan anda secara default akan terkoneksi dengan internet. Begitu juga dari Wireless isp yang berbasiskan routerboard mikrotik. Tinggal colok kabel utp ke ethernet; IP akan diberikan secara dinamis oleh perangkat modem/routerboard. Coba tes browsing dulu ke situs yahoo dengan browser pilihan anda.

MODEM/Routerboard biasanya memberikan IP local untuk disharing. Nah IP itu kita anggap IP WAN (RED). Misalnya 192.168.1.1 nah kalau di tancep ke switch-hub kan bisa langsung di sharing ke LAN. Tetapi aksesnya akan lama, karena modem/rboard tugasnya akan berat, sebagai router, dns cacher dll. Nah, dengan bantuan PC; tugas modem akan diperingan sedikit dan ditambah proxy-cache, request http akan semakin bagus JIKA yang di request itu-itu saja 😀

Setting pada Windows Server anda, ethernet yang nyambung ke modem/rb dgn IP ini (sebagai contoh saja): 192.168.1.2/255.255.255.0 gateway 192.168.1.1 DNS #1 192.168.1.1 DNS#2 8.8.8.8. Install juga TightVNC agar bisa diremote desktop.

Nah pada ether yang ke LAN, anda beri IP: 192.168.0.10/255.255.255.0, gateway & dns di kosongkan. VNC akan listen di IP LAN ini. Intinya WAN: 192.168.1.x LAN: 192.168.0.x

Jika sudah oke, install Virtual Box. Lalu buat virtual machine dengan spek: type os nya other linux, ram 128, storage harddisk 1 Gb , network adapter 1 cek, mode bridge; advanced settings (pilih bride). atau ikuti gambar dibawah ini: (tinggal next-next… create saja)

ipcop-istall 001

 
Penting! Pili yang bawah 

ipcop-istall 002ipcop-istall 003ipcop-istall 005

ipcop-istall 007

 

 

ipcop-istall 006

ipcop-istall 008Lalu klik create.

Lalu settings propertiesnya: (klik kanan pada nama mesin, pilih ‘settings’.

ipcop-istall 009Cek Enable Network adapter pada tab Adapter 1. Pilih ethernet fisik yang tercolok dari modem/routerboard. Enable juga pada tab Adapter 2, tetapi ‘Name’ nya ke ethernet yang akan diberikan internet sharingnya ke LAN. Jadi virtual machine akan sejajar kedudukannya dengan Mesin fisik Windows 2003.

Lalu tekan tombol ‘OK’. VirtualBox akan menanyakan lokasi iso, tunjuk ke lokasi iso IPCOP anda. Untuk installasi IPCOP sangat mudah, anda bisa cari sendiri di google. Intinya Pilih network RED dari ethernet fisik yang ke modem/routerboard, network Green ke ethertnet yang nyolok ke LAN.

Yang mau saya tekankan disini, Installasi IPCop akan sebagai gateway dari LAN anda. Settingan RED interface (bridging dari ethernet onboard fisik) dikasih IP yang kelasnya sama dengan mesin fisik Windows Server. Misalnya 192.168.1.3 (karena yang .1.2 adalah ethernet fisik mesin Windows Server). Dan gateway pada mesin IP cop adalah IP modem yakni 192.168.1.1, dns 192.168.1.1 dns2: 8.8.8.8 (google public dns).

Pada Green interface, isikan ip 192.168.0.1. Ip ini adalah IP Gateway untuk seluruh mesin di LAN anda. Enablekan dhcp server ipcop. isikan juga 192.168.0.100-250 untuk layanan dhcp. Ohya, IPcop2, web interfacenya ada di https://192.168.0.1:8443.

Setting Proxy server, buat agar transparent. Matikan saja log squid.

Sampai sini, setting IP di client LAN anda dengan ip class 192.168.0.x/24. Misalnya pada desktop Windows 7, ip: 192.168.0.100/255.255.255.0. Gateway 192.168.0.1, DNS 192.168.0.1. Coba kunjungi situs http://www.whatismyip.com/ kalau ada tulisan  Proxy Detected dan squid berarti anda sudah mengkonfigurasikan dengan benar. Jika tidak bisa yah di coba-coba lagi saja 😀

Dengan 1 mesin proxy rasanya kurang asik, karena ini topik IT iseng, install lagi virtualmesin dengan ISO smothwall, mirip sekali dengan IPCop cuma beda merek, seperti halnya merek sepeda motor Honda & Yamaha. Jangan lupa bridgingnya yang bener. Spek virtual yang lain sama dengan konfigurasi VirtualBox untuk IPCop. Cuma beda di Red: 192.168.1.4, green: 192.168.0.2. tetapi DHCP service dimatikan! Lagi-lagi mesin virtual smothwall ini sejajar dengan mesin fisik Windows 2003.

Setelah smotwhall terinstall, buka browser untuk setting via web intefacenya ke http://192.168.0.2:81. Nyalakan service squid, tidak perlu transparent. Loh koq gitu? karena ini akan dijadikan sebagai parent/cache peer dari IPcop. Untuk itu browse ke IPCop web interfacenya, setting enable ‘proxy forward addressing’ ke alamat green dari Smoothwall. jangan lupa portnya yang bener juga. contohnya: 192.168.0.2:800.

ipcop-proxy

Sekalian set Harddisk cache size di isi sesuai kebutuhan, 150 MB sepertinya sudah cukup. Max object size cukup di isikan 1000 kb.

Setting juga ‘Harddisk cache size’ isikan 500 mb pada smothwall,  Max object size (KB): sikan 25096kb. Biar updatean firefox, antivirus gratisan tercache.

Nah, kalau ISP anda mempunyai proxy server, bisa di setting juga parent proxy di Smothwall (cache_peer dari IPCop) ke alamat/domain proxy.isp.net.id:8080. Atau kalau masih kurang kerjaan juga dan Kalau spek pc nya bagus (memakai SSD), bisa install squidnt pada mesin Windows server 2003. nantinya squidnt akan listen di IP 192.168.0.10:3128. nah ini bisa dijadikan parent/upstream proxy, tinggal setting squid.conf saja memakai text editor, lalu restart service squidnt.

Nah request http akan tercache terus; misalnya dari proxy isp lari ke squidnt lalu ke smothwall dan terakhir di Ipcop. Tiga proxy server di mesin yang sama. Lalu, gunanya apa? yah namanya juga iseng. kalau berguna silakan di coba, kalau tidak yah gpp.

 

remponng

Post By Tommy Wiranto (78 Posts)

Rasa ingin tahunya, terkadang 101% -- petualang yang tertahan. Terkadang sombong, tetapi pada tempatnya.

Website: →

Connect