Pemulung cache dengan Mikrotik internal proxy

Nah ini solusi sederhana jika anda punya mesin routerboard mikrotik, yang menyediakan paket http proxy didalamnya, baik versi rb ataupun x86. Untuk itu silakan buka Winbox anda, login ke mesin mikrotik dengan user dan password yang berlevel full/write.

Klik tombol IP, lalu webproxy atau http proxy.. atau yang berbau proxy. jika tidak ada license mikrotik anda tidak mendukung http proxy. Cek enabled, port 3128. Cache Administrator: bisa di isi apa saja. Max cache Size bisa diisikan seberapa besar storage internal mikrotik mu. kalau berbasiskan mirkotik DOM, tambah 1 harddisk SSD/Sata untuk tempat penyimpanan. Adanya pada menu ‘stores’. cari harddisk yang selain primary untuk tempat cache.

Klik tombol menu IP, lalu Firewall. akan terbuka WIndows Firewall. Klik icon merah tanda plus (+). lalu isikan chain: dstnat. Protocol 6 tcp. Dest port: 80. Buka tab Action. Pilih Action menjadi redirect, to ports 3128. Comment isi dengan ‘transparent proxy’

Nah parent proxy bisa di-isikan dengan proxy isp atau proxy lain yang menurut anda cepat untuk menanggapi request http.

mikrotik http proxy redirect

Atau jika ada pc-desktop nganggur yang sudah Windows Xp/7 silakan unduh TCP-Z untuk patch tcp-ip adapter, gunanya biar Windows xp sp3 / Win 7 bisa membuat koneksi yang banyak layaknya OS Server. Lalu unduh SquidNT dari http://www.serassio.it/SquidNT.htm. Cari versi 2.7.xxx. Untuk instalasinya cukup mudah extract file .zip ke C: (harus). pastikan C:SQUID ada. Backup folder C:squidetc ke lain tempat. Rename file squid.conf.default ke squid.conf dan mime.conf.default menjadi mime.conf (hilangkan .default).

Buka file squid.conf dengan texteditor, tambahkan baris berikut ini pada awal file

 cache_dir ufs c:/squid/var/cache 100 16 256

ganti 100 menjadi 1024 (bearti 1 Gb tempat cache anda). tambahkan tag ini pada akhir  file squid.conf

cache_log none

dns_nameservers 192.168.1.x # alamat dns modem/routerboard.

dns_nameservers 8.8.8.8

dns_nameservers 8.8.4.4

cache_log none berarti mematikan fitur log pada squid. file log ini kalau dibiarkan bisa ber-giga-giga, sampai harddisk menjadi NOL byte. ini diakibatkan karena tidak ada fungsi logrotate seperti di lingkungan Linux, dimana akan merotasi log dalam hitungan minggu atau waktu yg bisa ditentukan. Log yg sudah basi akan dilempar ke /dev/null (hapus).

Oh ya, IPnya windows squidnt kan satu network dengan LAN, untuk itu diperlukan eksepsi agar request http 80 yg diredirect ke internal proxy mikrotik yg parenting ke squidnt tidak looping (muter-muter aja). caranya buka rules yang tadi diatas dibuat (ip-firewall) cari  rules dengan komentar ‘transparent proxy’ yang tadi di sett.

Kalau sudah ketemu pada tab advanced ketikkan pada src-addres: ip mesin squidnt. misalnya 192.168.0.100 dan kotak kecil di klik, sehingga muncul tanda seru (!).

mikrotik http proxy redirect2.jpg

Nah, anda mempunyai dua mesin pemulung cache. tanpa perlu menginstall Linux. Saya tidak berbicara mengenai ZPH-TOS hit proxy dulu. yang gampang-gampang dulu saja. Akhir kata, dikerjakan kalau iseng-iseng aja…

 

yang bener

Mudah-mudahan sih bener… soalnya pernah saya coba. Kalau salah di koreksi ya. 😀

maapin_2

Post By Tommy Wiranto (68 Posts)

Rasa ingin tahunya, terkadang 101% -- petualang yang tertahan. Terkadang sombong, tetapi pada tempatnya.

Website: →

Connect