Installasi Lusca Squid Head pada FreeBSD 9

Tidak jauh berbeda dengan installasi Squid cache 3.1 pada bahasan sebelumnya. Lusca adalah pengembangan dari Squid 2 yang di optimalkan untuk caching lebih agresif. Support single-core ataupun multi-core baik pada single socket CPU atau lebih.

Jika mesin anda masih kosong, tidak ada FreeBSD yang terinstall. Coba tengok cara Install FreeBSD di blog ini juga, yang intinya berisi tentang cara install awal, paket-paket (aplikasi) yang perlu di Install (editors, tools), dan cara mengkonfigurasi aplikasi.

Jadi Lusca adalah Squid, dalam hal ini maksud saya: Semacam Drop-In replacement seperti MySQL dan MariaDB. Hanya saja… Yang membedakan di sisi squid.conf nya. Ada beberapa sintaks tambahan pada config Lusca. Walaupun jika memakai config Squid, Lusca tetap berjalan dengan baik.

Oke langsung ke proses kompilasi paket serta konfigurasi dasar:

# cd /usr/ports/www/lusca-head
# make clean install

Jika membutuhkan delay-pools; silakan di cek-lis. Jika dalam situasi ingin membuat transparent proxy, silakan cek-list yang berhubungan dengan config SQUID_PF. Jika sudah terlanjur masuk ke proses kompilasi, break saja dengan {ctrl+c} lalu ketik:

# make config

Selesai proses, saatnya membuat directory cache. Jika ada harddisk tambahan, bisa di configure dulu agar dikenali oleh System yang akan berfungsi sebagai penampungan cache.

# mkdir /squid
# mkdir /squid/log
# mkdir /squid/cache1
# mkdir /squid/cache2
# chown -R squid:squid /squid

Menambahkan satu harddisk tambahan untuk penampungan cache Lusca diperlukan beberapa langkah, yakni partisi dan labeling (format file system). Langkahnya:

# sysinstall

Pilih Custom   lalu ‘(P)artition` selanjutnya pilih harddisk yang terdeteksi oleh System. Biasanya terletak dibawah, kalau ditanyakan. Atau bisa langsung masuk ke antar-muka FDISK, jika memang hanya tersisa satu harddisk kosong.

Pilih A (use entire disk), dilanjutkan dengan W (Write changes), akan muncul prompt, pilih Yes dan None pada pilihan boot-manager. Dan diakhiri dengan Q (Finish).

Partisi berhasil terbentuk, saatnya memformat agar bisa ditempati file. Kembali ke sub-menu utama. Pilih Label (dibawah Partition). Tekan C (Create) untuk membuat Partisi Primary, Pilih OK, dan pilih FS (File System). Masukkan mount point dengan folder yang tadi dibuat; yakni /squid/cache2/  — Lalu tekan W (write) dan pilih Y (Yes) untuk konfirmasi. Lalu Q, dan keluar dari proses sysinstall.

Selanjutnya silakan lihat link cara membuat Proxy dengan Freebsd 9 (pada artikel sebelumnya) di http://www.twiranto.com/wordpress/freebsd-9-sebagai-proxy-server-squid/ Karena cara membuat service (auto load on boot), konfigurasi awal, dll mirip dengan Squid 3.1 bawaan sistem Ports.

Dan ingat, agresif dalam men-caching belum tentu baik loh! 😀

 

Post By Tommy Wiranto (78 Posts)

Rasa ingin tahunya, terkadang 101% -- petualang yang tertahan. Terkadang sombong, tetapi pada tempatnya.

Website: →

Connect